Getting My sabung ayam To Work

Jikalau folklore atau epik dari masa lalu bisa jadi salah satu sumber rujukan sejarah, maka bisa disimpulkan, secara historis simbolisme terhadap ayam menghadirkan pemaknaan yang sakral sebagai representasi simbolik tentang kekuatan. Sakralitas makna sabung ayam ini setidaknya terlihat di Bali, misalnya.

A request that this informative article title be altered to Cockfighting is less click here than discussion. make sure you never go

Ternyata tajen sendiri sudah menjadi tradisi orang Bali sejak ratusan tahun lalu. Lantas bagaimana kisah Tajen muncul di Bali? Lalu apa gunanya permainan sabung ayam ini? Simak pembahasan lengkapnya di artikel ini.

Tradisi sabung ayam di Jawa bukan hanya sekadar pertandingan fisik antara dua ayam jago, namun merentang lebih jauh ke dalam kerangka budaya dan spiritual. Dalam banyak kasus, sabung ayam dihubungkan dengan ritual keagamaan atau upacara tradisional. Sejarah panjang sabung ayam di Jawa juga mengungkapkan aspek mistis atau spiritual yang melekat dalam praktik ini.

Sepertinya era saat ini adalah era smartphone lipat. Produsen ponsel ternama di dunia saat ini sedang berlomba-lomba memproduksi ponsel lipat terbaiknya. Sayangnya,

Sharp spurs are hooked up into the roosters' feet to help make them extra lethal, along with the struggle ordinarily ends Using the Loss of life of among the animals.[64]

Namun, praktik perjudian dikesampingkan saat Tajen Terang diperkenalkan untuk menambah dana desa. Selain itu, sabung ayam ini juga telah mendapat persetujuan dari pihak berwenang dan perangkat desa, sehingga tajen tidak dianggap ilegal.

Geertz saat melakukan penelitian etnografi di Bali mengungkapkan pentingnya taji. Taji, yang dibuat dari logam besi sepanjang empat atau lima inci dan dipasang di kedua kaki ayam itu, hanya diasah ketika saat momen gerhana bulan atau ketika bulan tidak penuh.

Biasanya, sabung ayam dilakukan dengan menggunakan ayam jago. Nama jago pada ayam itu diduga berasal dari bahasa Portugis "jogo" yang berarti permainan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tajen mengandung unsur judi. Dalam budaya Bali, tajen terbagi menjadi dua jenis yaitu tajen terang dan tajen branangan. Bedanya, Tajen Terang sudah mendapat persetujuan dari pihak yang berwenang, tapi Tajen Branangan belum.

Menurutnya, sabung ayam mirip dengan pertarungan spektakuler, seperti adu gajah atau harimau yang biasanya diadakan untuk memeriahkan acara kerajaan di kota-kota Asia Tenggara.

Arena sabung ayam mewakili Bali atau indentik dengan Bali, sama seperti Amerika yang indentik dengan permainan bola basket . Pada arena adu ayam yang terlihat bertarung adalah ayam, tetapi ayam-ayam tersebut merupakan perwakilan dari kaum pria di Bali.

Tajen Branangan merupakan sabung ayam yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan lokasinya sengaja jauh dari kampung sehingga tidak dapat terpantau oleh aparat. Tajen Branangan memiliki unsur perjudian yang kuat dan tidak mendapat izin dari aparat dan aparat desa.

Sementara itu, orang Toraja mengenal dua jenis silondongan, yaitu silondongan yang terkait dengan sistem peradilan dalam tarian pitu dan silondongan untuk menghormati orang berjasa besar yang meninggal dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *